Nasional

Bestari Tegaskan Jokowi Tidak Akan Dijadikan Ketua Umum PSI

Bestari Tegaskan Jokowi Tidak Akan Dijadikan Ketua Umum PSI

Bestari Barus Tegaskan Tidak Ada Rencana PSI Jadikan Jokowi Ketua Umum

Jakarta, 5News.co.id – Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana untuk menjadikan Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, sebagai Ketua Umum PSI. Saat ini posisi tersebut diisi oleh putra Jokowi, Kaesang Pangarep.

Dalam pernyataannya yang disampaikan kepada media pada Kamis (22/10), Bestari menekankan fokus PSI saat ini adalah melaksanakan arahan Jokowi, yang disampaikan dalam pidato di Bandung, untuk menuntaskan penyusunan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. "Sampai hari ini konsentrasi PSI bukan untuk menjadikan Pak Jokowi Ketua Umum. Tapi lebih kepada melaksanakan perintah beliau untuk menyelesaikan struktur agar lolos verifikasi faktual," ujar Bestari.

Pernyataan Bestari muncul sebagai respons atas permintaan sejumlah kader PSI agar Jokowi mengisi posisi ketua umum. Permintaan ini sebelumnya disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron, saat bertemu dengan Jokowi di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (21/10).

Bro Ron mengungkapkan kedatangannya bersama rombongan kader bertujuan untuk menyampaikan aspirasi di tingkat daerah yang berharap Jokowi segera menduduki posisi struktural di partai. "Kehadiran kami di sini untuk menindaklanjuti permohonan kader-kader kami yang ada di daerah yang sudah tidak sabar lagi, Bapak naik one level lagi," katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Bestari menyebut bahwa setiap partai memiliki mekanisme internalnya sendiri. Ia juga mengingatkan bahwa beberapa elite partai menyatakan Jokowi mungkin akan menjadi Ketua Dewan Pembina. "Pimpinan atau elite PSI sudah beberapa kali menyampaikan bahwa posisi Pak Jokowi itu sudah sebagai patron, sebagai Dewan Pembina," tambah Bestari.

Lebih lanjut, Bestari mengingatkan semua kader untuk fokus pada instruksi memperkuat struktur partai, agar PSI bisa mencapai target masuk parlemen pada Pemilu 2029 mendatang. "Sehingga Pak Jokowi, yang didukung oleh mesin yang baik ini, bersama seluruh tim kerja termasuk Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dapat menghasilkan apa yang kami cita-citakan untuk masuk ke Senayan dengan angka yang membanggakan," tutup Bestari.