oleh

Sekretaris FPI Sebut Kamera CCTV Hilang Sebelum Bendera Hitam Terpasang

-Tak Berkategori-19 views

FPI mengungkapkan beberapa kejanggalan pada pemeriksaan Habib Rizieq Shihab. Salah satunya adalah hilangnya kamera CCTV yang merekam bagian tembok yang terpasang bendera hitam. Rabu 11 November 2018.

Jakarta, 5News.co.id,- Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman menyebutkan bahwa Habib Rizieq difitnah. Menurutnya, ada pihak yang sengaja memasang bendera tanpa sepengetahuan Rizieq dan melaporkannya ke kepolisian. Munarman juga mengungkapkan sejumlah kejanggalan yang menurutnya menjadi indikasi bahwa Rizieq difitnah.

Baca juga: Kronologi Habib Rizieq Shihab Dijemput dan Diperiksa oleh Dinas Intelejen Arab Saudi

Sebagaimana dilansir CNN, Munarman mengatakan ada orang yang mendatangi kediaman Rizieq Shihab di Mekkah. Orang tak dikenal itu, kata dia, memasang bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di tembok luar bagian belakang rumah.

“Lalu saat matahari terbit pelaku memfotonya,” ucapnya Rabu (7/11) siang tadi.

Munarman mengatakan para pelaku lantas membuat laporan ke kepolisian setempat. Isi laporan itu memuat bahwa kediaman Rizieq diduga sebagai sarang Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Mereka turut melampirkan foto bendera tauhid yang dipasang sebelumnya di tembok rumah Rizieq.

“Dalam waktu singkat pihak keamanan Saudi dari berbagai kesatuan sebanyak 4 mobil jip dan sebuah sedan, sekitar jam 8 pagi, sudah mengepung kediaman Habib Rizieq dan mencabut bendera tauhid yang ditempel dengan double tape di dinding, kemudian melipatnya dengan rapi diamankan dalam mobil patroli,” tutur Munarman.

“Mereka lalu memanggil warga Saudi pemilik rumah dan meminta untuk mengontak Habib Rizieq agar keluar dari rumah,” ujarnya.

Saat itu, Rizieq sebetulnya tengah terkena flu berat dan demam tinggi. Rizieq tengah tertidur usai salat subuh dan sarapan pagi bersama keluarga. Tak lama kemudian, istri dan putri Rizieq terkejut mendapati aparat kepolisian telah mengepung rumahnya. Mereka melihat itu melalui jendela atas rumah.

Tanpa pikir panjang, mereka membangunkan Rizieq dan memberitahu keadaan di depan rumahnya. Rizieq bangun dari tidurnya dan langsung keluar rumah untuk menemui aparat. Dia juga berpesan kepada keluarganya agar mengunci pintu rumah dan jangan ada yang keluar rumah. Rizieq lalu dibawa oleh pihak intelijen Arab Saudi untuk dimintai ketarangan

“Saat terjadi perbincangan antara Habib Rizieq dengan aparat keamanan Arab Saudi, saat itulah dari arah gedung sebelah kanan rumah kediaman beliau, ada orang yang membidik dengan kamera super canggih dari jarak sekitar 40 sampai 50 meter,” kata Munarman.

“Bisa dilihat sudut pengambilan foto berdasarkan informasi dari orang yg menjaga rumah Habib Rizieq selama ini,” ucapnya.

“Akibat fitnah dan jebakan licik inilah maka pihak intelijen Saudi mendatangi kediaman Habib Rizieq dan menjemput beliau untuk dimintai keterangan. Dan Alhamdulillah saat ini beliau sudah dibebaskan,” kata Munarman.

Baca juga: Diperiksa Polisi Arab Saudi, Kemenlu Dampingi Habib Rizieq Shihab

Munarman juga mengungkapkan hilangnya kamera CCTV. Munarman mengatakan sebetulnya rumah Rizieq dilengkapi oleh kamera CCTV untuk mengawasi keadaan sekitar rumah. Namun, kata Munarman, kamera itu hilang beberapa saat sebelum bendera tauhid dipasang di tembok rumah Rizieq.

“Akhirnya terjawab tujuan pencurian kamera CCTV tersebut, yaitu supaya tidak diketahui siapa orang-orang yang menyatroni rumah Habib Rizieq secara diam-diam dan melakukan penjebakan,” ujar Munarman.

“Kuat dugaan penjebakan dan intimidasi ini bertujuan untuk menghalangi Reuni Akbar 212 yang akan digelar 3 pekan mendatang,” kata dia.(hsn)

Promo Toyota Fara

Komentar