oleh

Iran dan China Bersatu Melawan Arogansi Cyber Amerika

Teheran, 5NEWS.CO.ID, – Iran dan China siap bersatu melawan hegemoni Amerika Serikat di bidang teknologi informasi. Teheran dan Beijing menganggap pemerintahan Trump sebagai musuh bersama, selayaknya dihadapi bersama-sama.

“Republik Islam Iran dan China berdiri dalam satu kesatuan. Untuk menghadapi unilateralisme dan hegemoni AS di bidang IT,” kata Menteri Teknologi, Komunikasi dan Informasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi, Sabtu (6/7/2019).

Nada serupa disampaikan Beijing melalui menteri Teknologinya Miao Wei. Keduanya sepakat bertemu untuk membahas “tantangan bersama” dalam menghadapi hegemoni AS.

“Kita menghadapi tantangan yang sama, jadi kita perlu menemukan solusi bersama,” kata Javad.

Javad juga menuduh Washington menyebarkan hegemoni pada teknologi strategis baru seperti artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Sepert tindakan Washington terhadap Huawei dan ZTE di dunia dagang dan sistem operasi android yang dimonopoli google.

Menurut media Iran, para menteri akan meningkatkan kerja sama di bidang teknologi informasi dan melawan ancaman di dunia maya.

Pada bulan Mei lalu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi setelah bertemu dengan rekannya dari Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa China memahami kondisi dan kekhawatiran Iran dan siap menjaga kepentingan sah Iran.

Dewasa ini perang cyber menjadi perang tersendiri di samping perang militer. Sama-sama membahayakan dan merupakan ancaman kepentingan nasional suatu negara.

Instalasi nuklir Iran sempat lumpuh gegara serangan stuxnet Amerika dan Israel. Sebagaimana dron Amerika bisa diremot kontrol Iran dan diturunkan paksa saat sedang memata-matai di langit negri mulloh itu. (mas)

Promo Toyota Fara

Komentar